Polda Metro Jaya Gelar Road to E-Sport Tournament Kapolda Cup 2026, Wadah Prestasi Generasi Muda
- Redaksi
- Kamis, 18 Juni 2026 21:34
- 25 Lihat
- Polri
Jakarta, Media Budaya Indonesia. Com - Polda Metro Jaya menyiapkan gelaran Road to E-Sport Tournament Kapolda Cup 2026 sebagai bagian dari rangkaian menuju E-Sport Tournament Kapolri Cup 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Dream to Become” dan menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan minat serta bakat di bidang olahraga elektronik atau e-sport.
Turnamen ini diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat Polres, Polda, hingga Grand Final Nasional. Melalui skema tersebut, Polda Metro Jaya ingin menjaring talenta muda dari berbagai wilayah sekaligus mendorong lahirnya atlet e-sport yang berprestasi, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas, Kamis (18/6/2026).
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan Polri terhadap perkembangan e-sport sebagai cabang olahraga modern yang memiliki ekosistem pembinaan, standar kompetisi, serta potensi ekonomi kreatif. Karena itu, turnamen ini tidak hanya dipandang sebagai ajang hiburan, tetapi juga ruang pembinaan generasi muda.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, Polri hadir untuk mendukung kegiatan positif anak muda yang mampu mendorong kreativitas, prestasi, dan semangat kebersamaan.
“Turnamen ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat secara positif. Kami ingin e-sport menjadi ruang prestasi, bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana membangun sportivitas, disiplin, dan semangat kompetisi yang sehat,” ujar Kombes Budi.
Berdasarkan konsep kegiatan, target partisipasi turnamen ini mencapai 1.664 tim dengan total sekitar 8.320 peserta. Nantinya, setiap Polres akan menyelenggarakan kualifikasi untuk menentukan juara I, II, dan III yang berhak melaju ke tingkat Polda, kemudian pemenang tingkat Polda akan menjadi delegasi ke tingkat nasional.
Adapun format pertandingan menggunakan sistem single elimination dengan mekanisme Best of Three atau BO3 pada fase awal, serta Best of Five atau BO5 pada babak semifinal dan final. Seluruh pertandingan juga akan menerapkan prinsip integritas, termasuk pengawasan wasit profesional, larangan penggunaan aplikasi pihak ketiga, serta sanksi tegas terhadap pelanggaran.
Lebih lanjut, Kombes Budi menyampaikan bahwa turnamen ini diharapkan dapat memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui ruang kreatif dan digital yang dekat dengan generasi muda. Publikasi kegiatan juga akan dilakukan melalui kanal digital maupun media konvensional agar pesan positifnya dapat menjangkau masyarakat luas.
“Melalui kegiatan ini, kami mengajak generasi muda untuk terus berkarya, berprestasi, dan menggunakan teknologi secara bijak. Mari jadikan e-sport sebagai ruang positif untuk membangun masa depan yang lebih baik,” pungkas Kombes Budi.